Senin, 30 Mei 2011

Diamku...

Tak ada yang bisa dilakukan
ketika harus membohongi hati,
ketika harus menundukkan pandangan,
ketika harus menahan ucap
ketika harus menjaga hati dan lisan
kecuali hanya diam, diam dan diam seribu bahasa
seraya beristighfar dan terus beristighfar dalam hati

Jumat, 13 Mei 2011

Kembali menyapa

HidayahMu kembali menyapaku dalam keheningan hati dan langkah untuk menuju SyurgaMu ya Robbi..
“Ketika manusia meminta kepada-Nya setangkai bunga yang indah & segar, maka Allah memberi manusia itu kaktus berduri. Ketika manusia meminta kepada-Nya seekor binatang mungil dan cantik Allah member manusia itu ulat berbulu yang menjijikkan, lalu manusiapun sedih, frustasi dan kecewa.
Manusiapun merasa betapa tidak adilnya semua ini. Namun kemudian kaktus berduri itupun berbunga sangat indah dan segar, Ulat bulupun berubah menjadi kupu-kupu yang sangat indah dan cantik.
Itulah Jalan Allah (MA’RIFATULLAH) sangat indah pada waktunya. Allah tidak memberi  apa yang manusia ingin dan harapkan akan tetapi Allah hanya memberi  yang terbaik untuk manusia, yang justru membuat manusia itu sedih, kecewa, terluka dan tersiksa tetapi  jauh diatas segalanya Allah sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan manusia dunai dan akhirat. Allah maha mengetahui atas segala sesuatu yang terbaik untuk umatNya…”

semua akan indah pada waktunya

Digelap malamku Kau  hadir….
Yah..kau selalu hadir di alam bawah sadarku
Begitu juga malam tadi..Kau hadir disini
Kau hadir seakan nyata

Hingga akhirnya ku buka mata ini
Ternyata hanya mimpi…
Mimpi yang membawaku kesana

Tak terasa butir itu pun kembali menyapaku..
Isak yang ingin kuhindari
Namun…apalah dayaku..

Kamis, 05 Mei 2011

Sekilas Pandang

Seperti biasa sore itu aku menunggu jemputan suamiku dari tempat kerjanya yang jauh disana. Maklum perutku yang semakin besar ini membuat gerak ku kurang leluasa harus hati-hati termasuk naik sepeda sendiri ke kantor. Karena biasanya aku naik sepeda dengan kecepatan yang luar biasa menurutku untuk seorang pemula dan wanita hamil sepertiku, yach karna jarak rumah ke kantor  yang  tidak begitu dekat. Aktivitas dipagi haripun menjadi agak terbatasi, jika sebelum hamil anak ke3 aku bisa berlari-lari paling tidak berjalan agak cepat ketika mengerjakan pekerjaan rumah yang harus aku selesaikan sebelum berangkat kerja.

Tak lama aku menunggu tibalah suamiku dengan agak sedikit bermuram, yach kebiasaanku belum siap2 dulu ketika dijemput karena masih asyik dengan computer kerjaku. Mana aku belum beres2 lagi..hmm…maafkan aku …ternyata suamiku mau mampir kesuatu tempat untuk mengantarkan sesuatu dari kantornya.

Senin, 02 Mei 2011

La Tahzan

Di heningnya sepertiga malamku terdengar suara nada yang tak asing bagiku. Dengan meraba sebuah benda yang selalu setia menemaniku untuk mendekatkanku dengan orang-orang terdekat bahkan yang paling jauh dengaku sekalipun. Dengan mata yang masih enggan membuka ku baca untaian  kata-kata mutiara
LA TAHZAN INNALO-HA MA’ANA”
@Jangan kamu bersedih karena Allah bersama kita (At-taubah : 40)
@ Allah melihat kita
@ Allah mendengar pembicaraan kita
@ Allah menolong kita dalam menghadapi masalah yang kita hadapi
@ Allah yang memberikan kemudahan kepada kita
@ Allah yang memberikan jalan keluar dari sesuatu yang meresahkan hati kita.
Percayalah….